Musk memiliki hubungan bisnis yang luas dengan China. Diketahui bahwa Shanghai menjadi lokasi basis manufaktur luar negeri terbesar Tesla. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan tersebut mendapat sorotan di Washington karena Musk juga mengendalikan SpaceX, kontraktor utama bagi Pentagon dan badan intelijen AS.

Dalam wawancara hari Rabu tersebut, Musk menyebut pabrik Shanghai sebagai 'permata' dan memuji industri manufaktur negara itu.

"China memiliki kemampuan bawaan yang sangat kuat dalam bidang manufaktur. Hal ini tidak hanya berlaku di masa kini saja," kata Musk.

"Tim Tesla di China sangat berbakat, pekerja keras, dan dapat diandalkan. Kualitasnya luar biasa, begitu pula efisiensinya. Pabrik Tesla di Shanghai adalah sebuah permata," akunya.