NADIKABAR.COM — Elon Musk mencetak rekor setelah menggelontorkan hampir setengah miliar dolar untuk mendukung Partai Republik dalam pemilihan sela AS. Ternyata hal itu menjadi investasi yang buruk dan mungkin, ia adalah pihak paling merugi dalam pemilu ini. Total, ia menggelontorkan USD 474 juta (Rp 8,5 triliun)

Setelah berbulan-bulan menyerang Partai Demokrat dan menebar teori konspirasi di X, sang maestro teknologi tak seperti biasanya terdiam saat ini. Ia sempat berseloroh dengan mengunggah, "Data center di luar angkasa tampak cukup menarik saat ini,". Di luar itu, mega donor Partai Republik itu bungkam mengenai hasilnya.

Kerugian Musk di pemilihan sela melampaui sekadar dana sangat besar yang ia buang untuk kampanye gagal. Hasilnya berpotensi mengakhiri era regulasi longgar dan hubungan hangat dengan pejabat negara bagian yang selama ini menguntungkan perusahaannya.

Orang terkaya dunia ini akan segera menghadapi DPR, Senat, dan pemerintah Texas yang diisi politisi Demokrat. Mereka berjanji bersikap lebih tegas terhadap sektor teknologi dan secara khusus meneliti operasi bisnisnya.