"Saya tak menyangka diberhentikan seperti ini. Pekerjaan ini sangat saya butuhkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Suami saya sudah tidak lagi bekerja," katanya.
Para karyawan berharap mitra dan kepala SPPG meninjau ulang keputusan pemberhentian tersebut. Mereka salah satunya meminta agar diterapkan kebijakan rolling kerja dengan para pekerja lainnya.
"Kami tidak ingin diberhentikan total seperti ini. Karena pekerjaan ini betul-betul kami butuhkan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Ke depan harus system rolling," harap mereka.
Berdasarkan pantauan NadiKabar, setelah tidak lama berkumpul di depan dapur MBG, para karyawan dipanggil masuk ke dalam dapur. Mereka kemudian menggelar pertemuan secara tertutup dengan pihak pengelola dapur dan kepala SPPG.
Sampai saat ini, hasil pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan.