"Afiliasi Perseroan tersebut adalah PT Jhonlin Baratama, di mana terdapat hubungan afiliasi tim redaksi pemegang saham CAR dan AAL yaitu Jhony Saputra yang juga menjabat sebagai Komisaris di PT Jhonlin Baratama," terangnya.
Tamlikho menegaskan, PGUN tidak menerima aliran dana dari aksi gadai saham AAL, CAR, dan BCMP. Ia juga mengaku tidak mengetahui rinci detail fasilitas kredit yang diterima Jhonlin Baratama dari Bank Mandiri.
"Tidak ada dana dari fasilitas kredit tersebut akan mengalir ke Perseroan, baik dalam bentuk pinjaman pemegang saham, penyetoran modal, maupun pembiayaan rencana usaha atau aksi korporasi Perseroan," pungkasnya.
Diketahui, AAL, CAR, dan BCMP merupakan pemegang saham terbesar di PGUN. Masing-masing dari ketiga perusahaan tersebut tercatat menggadaikan seluruh kepemilikan sahamnya kepada Bank Mandiri pada 28 September lalu.
Araya Agro Lestari misalnya, menggadaikan menggadaikan 100% atau setara 2.205.667.896 lembar saham atas PGUN. Kemudian Citra Agro Raya juga menggadaikan 100% atau setara 2.194.718.786 lembar saham atas PGUN. Terakhir Baramega Citra Mulia Persada menggadaikan 100% atau setara 900.000.250 lembar saham perseroan.