Lapangan Asap, Kido, dan Merah (AKM) di Blok Kasuri telah memperoleh persetujuan pemerintah melalui Rencana Pengembangan Lapangan pertama (Plan of Development/POD I). Rencana pengembangan yang telah disetujui tersebut mencakup pasokan gas bumi sebesar 230 mmscfd kepada fasilitas FLNG berkapasitas 1,2 mtpa selama 18 tahun, serta alokasi sekitar 102 mmscfd untuk pasar domestik.Melalui kepemilikan saham di PT LNG, RAJA memperoleh eksposur langsung pada segmen midstream dan likuefaksi gas, yang melengkapi portofolio Perseroan saat ini di bidang perdagangan gas, transportasi, dan infrastruktur energi. Investasi strategis ini memperluas kehadiran RAJA Group melampaui gas pipa menuju rantai nilai LNG terintegrasi yang lebih luas.Keikutsertaan dalam proyek FLNG pertama di Indonesia juga menempatkan Perseroan pada segmen yang partisipasi perusahaan domestiknya masih terbatas, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan Genting Berhad Group dalam ekosistem LNG di Indonesia. Alokasi gas dari proyek ini untuk pasar domestik turut mendukung agenda ketahanan energi nasional dan sejalan dengan strategi pengembangan usaha jangka panjang RAJA.

Lihat juga Video: Netflix Tolak Naikkan Tawaran, Paramount Fix Akuisisi Warner Bros?