Kejadian serupa menimpa Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, di mana dinding sawah sepanjang 14 meter dengan tinggi 4 meter ambrol dan merusak satu unit rumah warga.
"Sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi longsor pada dinding sawah yang mengakibatkan material tanah menimpa dan merusak tembok rumah warga. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa," ujarnya.
Sementara itu, di Kabupaten Jember, luapan Sungai Silo sempat membanjiri jalan raya penghubung antar-desa di Dusun Kebun Langsep, meski saat ini kondisi air telah surut total.
Sedangkan di Kabupaten Banyuwangi, curah hujan yang lebat menyumbat saluran drainase di Dusun Margomakmur, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Air menggenang setinggi 10 hingga 25 sentimeter dan memicu kerusakan ringan pada satu rumah warga.
"Personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD kabupaten melakukan penanganan darurat, pemantauan lokasi terdampak, serta pendataan kerusakan dan kebutuhan warga. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk pembukaan akses jalan serta pemenuhan kebutuhan logistik warga terdampak," katanya.
Meski sebaran wilayah terdampak cukup luas dan memicu kerusakan infrastruktur di belasan kecamatan, BPBD Provinsi Jawa Timur memastikan tidak ada korban jiwa dari seluruh rangkaian kejadian bencana tersebut.
"Tim gabungan di masing-masing kabupaten saat ini masih disiagakan untuk membersihkan material sisa longsor dan memantau kondisi debit sungai," pungkasnya.