Kedua, terdapat darah pada feses. Darah berwarna merah dapat berasal dari wasir atau luka pada anus, tetapi juga bisa menandakan masalah yang lebih serius pada saluran pencernaan. Karena penyebabnya beragam, perdarahan saat buang air besar sebaiknya diperiksakan kepada tenaga medis.
Tanda ketiga yakni diare cair yang berlangsung terus-menerus. Diare dapat disebabkan oleh infeksi, efek samping obat, atau gangguan penyerapan zat gizi. Jika keluhan tidak kunjung membaik, terutama ketika disertai tanda dehidrasi, demam, atau nyeri perut berat, pemeriksaan medis diperlukan.
Lalu keempat, keinginan buang air besar pada malam hari hingga membangunkan seseorang dari tidur. Keluhan yang berulang dapat berkaitan dengan gangguan pencernaan, termasuk penyakit radang usus seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif.
Kelima, frekuensi buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda sembelit, terutama jika feses keras, sulit dikeluarkan, atau disertai rasa tidak tuntas setelah buang air besar.