Di satu sisi, Destry menegaskan bahwa BI memiliki sejumlah instrumen kebijakan yang dapat digunakan untuk merespons kondisi ekonomi tersebut. Setidaknya ada tiga kebijakan utama BI, yakni kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

"Belum kebijakan lainnya yang terkait dengan UMKM, ekonomi keuangan syariah, dan tentunya pedalaman pasar keuangan. Nah tentunya di kebijakan itu kita akan bermain mana yang akan lebih pro stability, mana yang akan lebih pro growth," katanya.