NADIKABAR.COM — Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Direktur Utama I.League Ferry Paulus secara resmi menutup gelaran Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 di ASIOP Stadium, Jakarta, Kamis (5/11).
Ajang tahunan edisi kelima bentukan PSSI Pers tersebut rampung usai bergulir selama tiga hari sejak Selasa (3/11).
TVRI sukses mengamankan takhta usai mengandaskan perlawanan iNews.id empat gol tanpa balas di partai puncak. Sementara itu, SCTV mengamankan peringkat ketiga setelah menundukkan Detik.com dengan skor 4-3.
Kiprah kurang beruntung harus dialami tim NadiKabar.com pada edisi kali ini. Langkah NadiKabar.com langsung terhenti di fase awal usai menelan kekalahan 0-3 dari sang runner-up, iNews.id, pada laga perdana.
Hasil evaluasi ini bakal menjadi bahan pembenahan agar skuad NadiKabar.com siap tampil lebih kuat pada musim depan.
Erick Thohir mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan turnamen yang diketuai Nizar Galang tersebut. Menurut Erick, kompetisi ini jadi wadah menjaga kebugaran insan pers.
"Bagus. Memastikan para media olahraga sehat. Karena dalam meliput kan kadang-kadang tidak ada waktunya. Sudah begitu, dikejar-kejar tenggat waktu. Jadi, kesehatan penting, dan juga akrab. Kalau saya lihat, media tidak saling menyerang, kan? Yang satu menjelekkan yang satu, kayaknya tidak. Kalau ini akrab karena semua ada check and balance," ujar Erick di Stadion Asiop, Jakarta, Kamis (5/11).
"Saya mengapresiasi, event ini harus bergulir terus. Apalagi, baru saja ada pemecahan rekor, juara bertahan dikalahkan oleh juara baru. Mudah-mudahan tahun depan ada juara baru lagi. Saya berharap tentu kami juga terus berkesinambungan antara PSSI, liga, dan semua rekan-rekan media. Kritik dan saran selalu terbuka karena kita bagian dari dunia olahraga, dunia sepak bola yang harus terus bersahabat, tetapi juga terus menjaga kredibilitas agar sepak bola kita terus maju," sambungnya.
Senada dengan Erick, Ferry Paulus menilai turnamen ini menjadi instrumen penting untuk merekatkan hubungan antara pengelola kompetisi sepak bola nasional dan awak media.
"Media merupakan salah satu pionir sebagai penghubung komunikasi kita dengan khalayak ramai. Saya melihat media ini juga selalu sangat konstruktif. Kalau di dalamnya ada dinamika yang lain, itu bagian dari dinamika media. Namun, yang jauh lebih penting sebenarnya adalah ajang silaturahmi," kata Ferry.
"Jadi, hal-hal seperti ini baik. Kemudian, tadi Pak Ketua Umum menyampaikan bahwa media yang baik juga harus memiliki wujud kesehatan. Kalau ada pertandingan seperti ini, paling tidak ada faktor fair play yang dijunjung. Kalau ada fair play, tentunya juga ada aspek kesehatan yang diusung. Jadi, bagus sekali dan harus terus dilaksanakan. Kalau perlu, digelar lebih besar dan lebih luas lagi supaya eksposur serta partisipasinya semakin banyak dan luas," lanjutnya.
Keberhasilan edisi kelima yang diikuti 16 media nasional ini mengukuhkan komitmen bersama dalam mempererat silaturahmi, menjunjung sportivitas, serta menjaga kebugaran fisik wartawan di tengah padatnya aktivitas jurnalistik.