Berdasarkan citra Sentinel juga terdekteksi adanya gumuk pulau kecil di sebelah barat laut dan tenggara dari tubuh Gunung Anak Krakatau. Menurut Badan Geologi, daratan luas tersebut diduga bagian dari hasil endapan erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Kemunculannya 'kedua pulau' tersebut diduga berkaitan dengan erupsi menerus selama sekitar 25 jam," ujarnya.

Interpretasi sementara Badan Geologi, bahwa magma encer yang keluar pada saat erupsi mencapai permukaan melalui jalur bukaan yang memanjang dari barat laut ke tenggara, sehingga material erupsi membentuk daratan di lokasi lain yang terlihat dalam bentuk dua gumuk seperti pulau.