Eniya menambahkan, standar B50 kini juga dilengkapi dengan dua parameter baru yang sebelumnya belum diatur, yaitu temperatur distilasi dan cleanliness atau tingkat kebersihan bahan bakar.
"Ada tambahan dua parameter yang baru yaitu temperatur distilasi dan cleanliness," pungkasnya.
Soal distribusi B50, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyebut sebanyak 94 persen SPBU di Indonesia atau sekitar 6.050 lokasi sudah menyalurkan B50. Sementara itu, masih ada 362 SPBU yang berada dalam masa transisi penyaluran.
"Respon dari masyarakat untuk B50 secara umum baik itu dari sisi kualitas maupun dari sisi kuantitas itu berjalan dengan baik," kata Ega.
"Call center kami juga terus memonitor atas komplain-komplain yang terjadi dan alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada komplain yang signifikan dari sisi pengguna B50 khususnya untuk di sektor retail," tambah dia.