"Ruang pamer akan semakin banyak dan akan menjadi pameran tetap. Dan ke depan nanti Gedung A ini akan menjadi pameran tetap untuk koleksi nasional, termasuk koleksi Istana akan kita tampilkan juga di sini secara permanen," jelasnya.

Fadli Zon mengatakan pameran kali ini disiapkan khusus sebagai wujud penghormatan bagi Nasirun yang berpulang beberapa waktu lalu.

Pameran ini juga menjadi ikhtiar para kurator serta insan seni untuk mengabulkan impian Nasirun yang belum tuntas, yakni memamerkan karyanya berdampingan langsung dengan karya para gurunya.

"Beberapa hari yang lalu saya juga hadir di dalam kegiatan 40-harian Nasirun di kediaman beliau di Yogyakarta. Memang kepergian yang sangat mendadak. Begitu juga dengan pameran ini adalah juga pameran yang mendadak karena kepergian Mas Nasirun," turur Fadli.

Dalam kesempatan itu, dia turut mengapresiasi para kurator yang berhasil menyusun dialog artistik tim redaksi karya Nasirun dengan deretan karya pelukis senior idolanya. Nasirun dikenal sangat menghormati pendahulunya.