Politikus Partai Gelora ini pun mengusulkan agar ada pertemuan lintas kementerian di NTB untuk membahas khusus tentang restorasi ulang Desa Sade. Pertemuan itu harus melibatkan akademisi dan pakar.

"Karena tadi itu, kita mau Desa Sade ini bukan hanya mempunyai dampak yang komersial tetapi juga punya dampak kepada pendidikan, dan pengetahuan," imbuh mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Fahru mengakui alokasi anggaran untuk pembangunan ulang Desa Sade ini memang hingga kini masih belum ditentukan. Namun, sejauh ini pihaknya mendengar jika sudah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

"Tadi saya mendengar, sudah ada sumbangan untuk membangun museum, masjid, tetapi pemerintah berkewajiban untuk mengurus semuanya agar struktur Desa Sade bisa bertahan lebih lama dan tidak cepat terkena musibah seperti ini," tegasnya.