NADIKABAR.COM — Rumah tahanan (Rutan) Depok menyelidiki dugaan sekelompok pria berjoget dan mengonsumsi narkoba di sebuah ruangan yang diklaim berada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) wilayah Depok. Karutan Depok Ario Galih Maduseno menjelaskan cara narkoba masuk ke dalam rutan.

"Kalau investigasi (narkoba) melalui dibawa," ujar Ario kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Dia mengatakan pihaknya saat ini berkomitmen untuk menjaga keamanan dan razia terus menerus. Bahkan dalam razia juga melibatkan pihak eksternal.

"Tentunya kami berkomitmen nih untuk menjaga keamanan dan razia akan terus-menerus, tentunya dengan pendekatan persuasif," ucapnya.

"Kemudian juga tetap kami menggandeng pihak eksternal untuk mendukung kami berkomitmen antinarkoba-nya," tambahnya.

Ario menjelaskan keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM) juga memicu adanya peristiwa pesta narkoba tersebut. Meski, lanjut Ario, razia rutin sudah dilakukan.

"Begini, perlu diketahui teman-teman semuanya, kurang lebih saya di sini menjabat 1 bulan. Jadi kami baru mendapatkan amanah baru. Tentunya dalam 1 bulan kami menjabat ini kami tetap melaksanakan penguatan kepada seluruh personel, juga melaksanakan razia baik insidentil maupun rutin," ungkapnya.