"Juga karena keterbatasan SDM jumlah per hari ini 1.279, sedangkan yang shift berjaga itu 10 orang," tambahnya.
Dia mengatakan razia tetap dilakukan dengan melibatkan pihak eksternal mulai dari TNI, Polri, juga BNN.
"Makanya kemarin kami tetap berusaha untuk mendukung kami pelaksanaan tugas dan komitmen Rutan Depok ini, kami menggandeng pihak eksternal dari kepolisian, dari TNI, dari BNNK, juga dari Brimob," tuturnya.
Ario membenarkan adanya pesta narkoba di dalam Rutan Depok. Dia mengatakan 22 narapidana, dan 4 diantaranya dilakukan pemeriksaan juga pendalaman.
"Ya, setelah kami investigasi apa yang beredar di video tersebut memang berada di Rutan Depok. Kalau kita pemeriksaan di kamar itu ada kurang lebih 22 warga binaan dan yang kami dalami lagi ada sekitar 3 sampai 4 orang," ungkapnya.
Ario menjelaskan dua petugas dilakukan pemeriksaan terkait hal ini.
"Untuk sementara ini 2 orang (diperiksa)," tuturnya.