Mitos lain yang juga sering muncul adalah minum susu pada malam hari disebut lebih mudah menyebabkan kegemukan. Padahal, waktu minum susu tidak secara otomatis menentukan kenaikan berat badan.
"Jam minum susu nggak ngaruh ke BB sama sekali. Mau minum pagi, siang, atau malam, kalorinya diproses sama aja oleh tubuh," kata dr Yaze.
Dengan begitu, minum susu pada malam hari tidak otomatis membuat lemak menumpuk di perut. Yang tetap menjadi perhatian adalah jumlah energi yang masuk sepanjang hari.
Susu juga dapat membantu memberikan rasa kenyang karena mengandung protein. Rasa kenyang yang lebih lama dapat membantu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan secara berlebihan.
"Malah, susu itu bisa bantu kita jaga berat badan. Kandungan proteinnya tinggi, jadi bikin perut berasa kenyang lebih lama," ujar dr Yaze.
Jadi, anggapan minum susu bikin gemuk merupakan mitos. Susu tidak otomatis menyebabkan berat badan naik selama dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan.
Begitu pula dengan produk SKM. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan peruntukannya sebagai pelengkap, topping, atau campuran makanan dan minuman. Porsi dan kandungan gula juga perlu diperhatikan agar tetap menjadi bagian dari pola makan yang seimbang.