NADIKABAR.COM — Menuruti Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mau mengganti nama 'artificial intelligence' (AI) menjadi 'super intelligence' (SI), Elon Musk mengaku akan ganti nama perusahaannya. CEO SpaceX ini menjelaskan hal tersebut melalui sebuah cuitan di X, platform media sosial miliknya.

"Ya, kami akan melakukan perubahan itu," jawabnya kepada seorang pengguna X yang bertanya kepadanya mengenai kemungkinan mengubah nama SpaceXAI menjadi SpaceXSI.

Meski belum ada perubahaan nama di akun SpaceXAI, pengakuan Bos Tesla ini jelas mengejutkan. Musk belum memberikan detail informasi mengenai perubahan nama maupun kapan penyesuaian ini akan dilakukan. Sementara itu, kantor berita Reuters telah menghubungi SpaceXAI, akan tetapi belum ada jawaban.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB bulan lalu, Trump mendorong perubahan nama AI menjadi super intelligence.