NADIKABAR.COM β Drama lolosnya Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 masih menjadi perbincangan. Kali ini, seorang warganet Malaysia mencoba meminta penjelasan AI mengenai tambahan waktu pertandingan Indonesia vs Bangladesh yang sebelumnya ramai dipersoalkan.
Alih-alih menemukan dasar bahwa tambahan waktu tersebut bermasalah, jawaban AI yang ditampilkan dalam unggahan viral itu justru menjelaskan bahwa waktu tambahan memang dapat berlangsung lebih lama dari angka minimum yang diperlihatkan ofisial pertandingan.
Momen tersebut dibagikan ulang di media sosial dengan narasi menggelitik, "Niatnya mencari-cari kesalahan supaya ada bahan kecurangan..."
Dalam tangkapan layar yang beredar, akun X @Alxff meminta Grok menjelaskan persoalan tambahan waktu laga Indonesia vs Bangladesh.
"@grok cerita grok bagi senang paham," tulis akun tersebut.
Grok kemudian menjelaskan bahwa angka pada papan tambahan waktu merupakan waktu minimum. Wasit masih dapat menambah waktu apabila selama injury time kembali terjadi penghentian pertandingan, misalnya pemeriksaan VAR, pemain cedera, pergantian pemain, atau selebrasi gol.
"Board tunjuk minimum je (contoh 2 min), wasit boleh naikkan tapi tak boleh kurang," demikian jawaban Grok dalam tangkapan layar tersebut.
Warganet itu kemudian kembali bertanya apakah masuk akal tambahan waktu yang semula dua menit kemudian berlangsung hingga tujuh menit.
AI tersebut kembali memberikan penjelasan serupa. Menurut jawabannya, tambahan waktu dapat diperpanjang untuk mengompensasi waktu yang kembali terbuang setelah periode injury time dimulai.
Interaksi itu kemudian menjadi bahan guyonan warganet Indonesia. Sebab, pertanyaan yang awalnya ingin memperjelas kontroversi injury time justru mendapat jawaban AI yang menerangkan dasar aturan mengapa tambahan waktu bisa diperpanjang.
"Niatnya mencari-cari kesalahan supaya ada bahan kecurangan. Eh AI malah menjelaskan bahwa keputusan tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh ternyata sudah benar," tulis akun @bola_bini di Instagram yang mengunggah ulang percakapan tersebut.
Bagian komentar pun tidak kalah mengelitik. Banyak warganet memberikan candaan yang kocak.
"Bro dikasih paham sama Grok," kata @reksyz."Malu noh sama AI," ucap @edcasual.market."Fans Malaysia bilang: Grok sudah disogok sama Timnas Indonesia," canda @wismauladit."Gapaham pahak sampe dikasih paham sama Grok," kata @andika_cl75."katanya iq mereka lebih tinggi dari indo, hal semacam ini ae gapaham cik dan kudu nanya ke 1,223 ai woila," @iyannyoga.
Tambahan waktu memang menjadi salah satu topik panas setelah Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh, Kamis (1/10).
Sejumlah warganet Malaysia mempertanyakan pertandingan yang terus berjalan melewati angka tambahan waktu yang sebelumnya ditampilkan. Persoalan ini semakin ramai karena Indonesia mencetak gol-gol krusial pada penghujung pertandingan.
Namun, menurut Laws of the Game IFAB, ofisial keempat menunjukkan minimum additional time yang ditentukan wasit pada akhir babak. Wasit dapat meningkatkan waktu tersebut, tetapi tidak menguranginya.
Tambahan waktu juga memperhitungkan sejumlah penghentian, termasuk pergantian pemain, cedera, membuang waktu, selebrasi gol, serta pemeriksaan dan review VAR.
Artinya, angka yang ditunjukkan pada papan ofisial bukan batas mutlak kapan pertandingan harus berakhir. IFAB Laws of the Game - Duration of the Matchβ
Indonesia sendiri akhirnya menang 9-2 atas Bangladesh. Hasil itu menjadi penentu dalam persaingan ketat dengan Malaysia untuk memperebutkan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia sebelumnya menang telak 6-0 atas Singapura. Namun, hasil Indonesia membuat Garuda finis di atas Malaysia setelah kedua tim memiliki poin dan selisih gol yang sama, tetapi Indonesia unggul dalam produktivitas gol.