βOleh karenanya peningkatan kapasitas tentang climate smart agriculture serta perluasan akses pendanaan, bibit dan lahan bagi petani termasuk petani muda dan petani perempuan, merupakan suatu keniscayaan,β kata Fajar.
Pada penyelenggaraan Festival Raya Tani 2026, para pengunjung dapat menikmati beragam produk segar maupun produk bernilai tambah hasil karya petani dan produsen perempuan dari berbagai pelosok negeri.
Produk-produk tersebut mencakup olahan berbasis sagu dari Riau, produk rumput laut dari Nusa Tenggara Timur, hingga produk organik dari 19 provinsi di seluruh Indonesia.
Banyak di antaranya merupakan bagian dari kemitraan antara FAO dan UN Women dengan pemerintah Indonesia serta komunitas lokal dalam mendukung produksi berkelanjutan.
Kemitraan itu melibatkan berbagai pihak, seperti petani mangga di Jawa Timur dan Jawa Barat, produsen ikan nila di Jawa Barat, serta kelompok perempuan di Nusa Tenggara Barat.