Bantuan tersebut menjadi sangat penting untuk memulihkan produksi pangan dan mata pencaharian masyarakat terdampak krisis, kata FAO.

Sebagai perbandingan, pada 1 April hingga 10 Mei 2025 lalu, sebanyak 1,95 juta orang atau 93 persen penduduk di Jalur Gaza mengalami kerawanan pangan akut pada Tahap 3 atau lebih tinggi.

Jumlah tersebut termasuk 925.000 orang yang berada dalam situasi darurat atau Tahap 4 dan 244.000 orang dalam kondisi bencana atau Tahap 5.