NADIKABAR.COM — Festival Hantu Lapar atau The Hungry Ghost Festival di Vihara Gunung Timur, Jalan Hang Tuah, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, berlangsung meriah. Ratusan pengunjung menghadiri kegiatan tahunan tersebut, termasuk warga dari luar provinsi hingga mancanegara.
Ketua panitia sekaligus pengurus Vihara Gunung Timur, Ricky, mengatakan Hungry Ghost Festival atau dalam bahasa Mandarin disebut Zhongyuan Jie merupakan tradisi untuk memperingati leluhur. Kegiatan ini digelar pada bulan ketujuh dalam kalender lunar.
"Kegiatan ini kan seperti setiap tahun ya, kegiatan Hungry Ghost Festival atau diterjemahkan Festival Hantu Kelaparan,"katanya Kamis (27/8/2026).
Ia mengatakan, Festival ini untuk memperingati hari leluhur bulan 7, Kalau dalam bahasa Mandarin Zhongyuan Jie. Menurutnya, bulan ketujuh dipercaya sebagai bulan arwah. Karena itu, masyarakat datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan sesuai dengan ajaran dan kepercayaan masing-masing.
"Jadi setiap tahun kami adakan pas bulan 7 tanggal 15," ujarnya.
Dalam festival tersebut, panitia menyiapkan berbagai persembahan, mulai dari kertas sembahyang, kertas emas dan perak, rumah-rumahan dari kertas, hingga makanan minuman hingga arak.
"Tadi ada pembagian kertas, kertas sembahyang, emas, perak, ada rumah kertas, ada persembahan makanan dan minuman untuk para arwah," jelasnya.