NADIKABAR.COM — Baru saja rilis 'The Odyssey' versi kecerdasan buatan Grok Imagine, Elon Musk langsung dihujat netizen. Mereka mengkritik film yang dijanjikan Musk bakal lebih baik dan akurat dibandingkan versi Christopher Nolan tersebut.

"Tonton Episode 1 dari seri Odyssey kami yang dibuat dengan Grok Imagine. Beri tahu kami di kolom komentar jika Anda ingin penjelasan lengkap mengenai proses pembuatannya! Kolaborasi kreatif bersama @WonderStudiosX dan sutradara Dev Walker @glumlot_," tulis akun Grok Imagine di X.

Komentar pun berdatangan hingga lebih dari 2.000 kali. Unggahan ini juga di-repost 3.000 kali dan disukai 19.000 kali. Ada yang memuji, tapi yang mengkritiknya begitu tajam.

"Wah, ini bahkan lebih buruk daripada apa pun yang bisa kubayangkan. Sungguh 'menyenangkan' karena menonton ini sampai membuatku sakit kepala saking sampahnya tayangan ini," kata @t_thedirector.

"Ini soal ketiadaan gerakan yang 'tidak perlu'. Terlalu sempurna. Kering. Ibarat seorang pria menatap seorang wanita. Wanita itu membalas tatapan sang pria. Seorang pria sedang mendayung. Saya yakin penjelasan saya kurang pas," ujar @therightjon.

"'Katanya bakal akurat secara historis'. Gesper sabuk, tunik abad pertengahan dan jubah ala Romawi akhir, lengkungan bergaya Romanesque, sama sekali tidak ada lukisan dinding Yunani atau Mikenai, semua orang selalu terlihat kotor... ini benar-benar sampah yang sangat buruk," @WilliamOOakham kecewa.

Sementara itu ada pula yang mengapresiasi The Odyssey versi Grok Imagine ini.

"Saya selalu bermimpi tentang serial film aksi Malazan. Saya bisa melihat awal mulanya di sini. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, masih banyak ruang untuk perbaikan," ucap @korutx.

"Adegan kapal dan badai adalah yang paling menonjol bagi saya. Saya ingin sekali mengetahui penjelasan lengkap tentang bagaimana film ini dibuat, terutama bagaimana Anda menjaga konsistensi karakter di berbagai adegan," terang @HakiSkill.

"Secara visual, ini mengesankan untuk ukuran AI, tetapi di saat yang sama, karya ini tidak memancing emosi apa pun -- sesuatu yang seharusnya mampu dihadirkan oleh sebuah film," ungkap @ishuagra02.