NADIKABAR.COM — Grup musik rohani Filosofi Teduh menggandeng penyanyi Nowela Elisabeth Auparay merilis lagu Natal original berjudul “Christmas Corazon” yang memadukan empat bahasa dalam liriknya dalam menyambut Natal 2026.
"Pemilihan empat bahasa dalam 'Christmas Corazon' berangkat dari kedekatan dengan budaya dan perayaan Natal di berbagai tempat," kata salah satu anggota Filosofi Teduh Frida Tumakaka di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Minggu.
Lagu Natal yang dirilis itu menggunakan empat bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Spanyol, Inggris dan Papua.
Frida menjelaskan Bahasa Indonesia digunakan dalam lirik, karena menjadi rumah tempat lagu ini lahir. Sementara Bahasa Inggris adalah bahasa yang begitu lekat dengan lagu-lagu Natal dan menjadi bagian dari budaya populer dunia.
“Dan Bahasa Spanyol membawa warna budaya dan tradisi Natal dari dunia Hispanik, sekaligus menjadi asal kata Corazon merupakan bahasa Spanyol yang memiliki arti hati," katanya.
Frida menambahkan, hati juga jadi pusat dari keseluruhan karya ini karena Natal adalah tentang kasih, kehangatan, kebersamaan, suka cita, dan hati yang kembali mengingat apa yang benar-benar berarti.