“Karena itu, 'Christmas Corazon' bukan hanya ingin menjadi lagu yang terdengar di bulan Desember. Ia ingin menjadi sebuah lagu yang terasa,” kata dia.
Frida menjelaskan Bahasa Papua ikut dimasukkan dalam lirik lagu ini, karena membawa warna Indonesia Timur sekaligus menjadi bagian penting dari identitas Nowela.
Menurut dia, keempat bahasa tidak dibuat untuk berdiri sendiri, tetapi dipertemukan dan dilebur menjadi satu bahasa musik yang baru, menjadikannya sebuah lagu Natal yang membawa berbagai identitas ke dalam satu perayaan.
“Dari Indonesia. Dengan suara Papua. Dengan bahasa yang melintasi batas. Untuk merayakan Natal bersama," katanya.
Sementara itu, anggota Filosofi Teduh Iman atau DJ FTH menjelaskan alasan khusus melibatkan Nowela dalam proyek "Christmas Corazon" karena pihaknya ingin membuat lagu Natal dengan identitas kuat.
“Kami tidak hanya mencari seorang penyanyi dengan vokal yang kuat. Tapi juga pemilik suara yang punya cerita. Pilihan itu kemudian jatuh kepada Nowela,” ujarnya.