NADIKABAR.COM — Penguatan pembiayaan, investasi, dan kebijakan fiskal yang adaptif diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah keterbatasan anggaran dan ketimpangan pembangunan.

Hal tersebut mengemuka dalam Financial & Regional Economic Forum 2026 yang diselenggarakan The Iconomics di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta pada Kamis (15/10).

Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Rizal Taufikurahman mengatakan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah, terutama untuk membiayai infrastruktur dan investasi publik.