Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang juga Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan kemandirian daerah tidak cukup diukur dari besarnya PAD atau rendahnya ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat.

Menurut dia, kemampuan daerah menggerakkan aktivitas ekonomi, menarik investasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat juga menjadi indikator penting pembangunan daerah.