"Mari kita ganti ego dengan kasih sayang, dan curiga dengan saling percaya. Dari cinta, lahir persatuan yang tak tergoyahkan," ujarnya.

Ia mengatakan FKN melalui langkah perjalanannya dari tanah Sumatera, bumi Banten, ranah Parahyangan, Kalimantan Raya, keindahan Yogyakarta hingga tanah Maluku Utara terus menyuarakan bahwa merawat keberagaman adalah kerja-kerja cinta yang menuntut ketulusan hati.

FKN mengusung tiga kata kunci utama bagi pemuda Indonesia di era modern, yakni beragam, bersatu dan berdaya.

"Beragam, merayakan setiap perbedaan suku, ras, dan agama sebagai orkestra kehidupan yang harmonis guna menciptakan melodi kebangsaan yang indah bagi Indonesia raya," kata Alamsyah.