Sedangkan eksteriornya yang berkesan 'Toughness, Refined' merupakan gabungan inspirasi bentuk kumbang dan helm ksatria samurai. "Perpaduan dari semua kontras itu melengkapi versi analog ini dengan harapan pelanggan bisa mengapresiasi jam tangan dan akan dipakai dalam waktu yang lama," jelas Yousuke Nagayama selaku Global Timepiece Head of Design.

Koleksi 2500 akan tersedia dalam tiga varian yakni GAC-2500 berbahan resin penuh yang mengutamakan fungsi dan fleksibilitas untuk sehari-hari. Sedangkan GMC-2500 dengan aksen logam yang menawarkan tampilan lebih premium. Adapun GMC-2500D dengan bracelet logam yang elegan.

Selagi ketiganya menawarkan variasi untuk disesuaikan dengan selera dan kebutuhan, G-Shock sendiri mengaku fokus untuk menciptakan produk dengan yang bisa dipakai untuk keseharian.

"Kami berharap produk ini bisa jadi quiet luxury yang bisa diterima di semua kalangan dan dipakai di berbagai waktu. G-Shock telah menjadi ikon dari 'toughness' melalui seri ini kami berharap bisa menjadi standar baru yang unisex dan bisa dipakai dengan baju biasa," ujar Yosuke.