Beberapa waktu lalu, pembatalan diskusi buku bertajuk Memburu Muhammad karya Feby Indirani pada Pekan Sastra Bogor akibat intimidasi sekelompok massa memperlihatkan bahwa pola ancaman terhadap karya sastra belum beranjak.

Di era medsos, yang memanjakan algoritma kemasifan dan kejarangan membaca secara utuh, "gagap sastra" semakin mendapat tempat yang sesuai.