Harry menjelaskan Galaxy AI menggunakan kombinasi pemrosesan on-device dan cloud. Artinya, sebagian kemampuan AI dapat dijalankan langsung di perangkat dan tidak sepenuhnya bergantung pada server.
Namun, ketersediaan fitur tertentu di masa depan bisa dipengaruhi perkembangan teknologi, layanan cloud, maupun persyaratan mitra.
"Komitmen 7 generasi OS dan 7 tahun security update memberikan pengguna ruang untuk terus mendapatkan pengalaman yang relevan dan aman, sementara perkembangan fitur AI akan mengikuti kemampuan teknologi dan layanan yang tersedia," ujar Harry.
Jadi, janji tujuh tahun pada Galaxy S26 FE pada dasarnya merupakan komitmen Samsung terhadap dukungan software dan keamanan. Kondisi baterai tetap bergantung pada penggunaan, sementara fitur Galaxy AI dapat berkembang atau berubah mengikuti teknologi dan layanan yang tersedia.