Transformasi Gambir menjadi bagian dari agenda peningkatan sistem transportasi publik Jabodetabek. Kajian New Gambir menempatkan pembenahan Gambir sebagai bagian dari penguatan kapasitas transportasi kawasan, sejalan dengan pengembangan layanan KRL, konektivitas antar wilayah, dan modernisasi stasiun strategis.
Pengembangan Gambir dilakukan dengan mempertimbangkan posisi strategis stasiun yang berada di pusat Jakarta, berdekatan dengan kawasan Monas, pemerintahan, perkantoran, hotel, ruang publik, serta berbagai aktivitas masyarakat.
Sepanjang Januari-Juli 2026, Stasiun Gambir mencatat aktivitas sebanyak 3.871.579 pelanggan, yang terdiri atas 1.990.205 pelanggan naik dan 1.881.374 pelanggan turun. Data tersebut menunjukkan tingginya peran Gambir sebagai salah satu stasiun utama perjalanan KA Jarak Jauh di pusat Jakarta.