NADIKABAR.COM — Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) mendukung asesmen direksi dan komisaris perusahaan pelayaran guna memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta budaya keselamatan pelayaran nasional.

Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menyambut baik gagasan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk memperkuat kompetensi direksi dan komisaris perusahaan pelayaran melalui asesmen.

“Kami sependapat keselamatan harus dimulai dari komitmen pimpinan tertinggi perusahaan. Direksi tidak cukup hanya memahami aspek komersial dan operasional perusahaan, tetapi harus mampu memastikan keselamatan menjadi bagian dari setiap keputusan perusahaan,” kata Khoiri terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan keselamatan harus dimulai dari komitmen pimpinan tertinggi sebuah perusahaan khususnya dalam pemahaman mengenai tata kelola perusahaan, manajemen risiko dan keselamatan pelayaran.

Karena itu, keputusan perusahaan yang berkaitan dengan investasi, pemeliharaan kapal, kompetensi sumber daya manusia, manajemen risiko hingga pengawasan operasional harus selalu menempatkan aspek keselamatan sebagai pertimbangan utama.

Gapasdap berharap asesmen direksi dan komisaris perusahaan pelayaran dirancang secara proporsional sesuai fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung penguatan keselamatan pelayaran.

Menurut Khoiri, direksi dan komisaris tidak dituntut menguasai secara rinci aspek teknis yang menjadi kewenangan nakhoda, kepala kamar mesin (KKM), marine inspector, surveyor, maupun awak kapal.