βIntegrasi kebijakan dari hulu ke hilir serta konektivitas antara sektor pertanian, industri, dan jasa juga diperlukan untuk menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi perekonomian nasional,β tambahnya.
Bandung juga menilai, dibutuhkan peningkatan kualitas petani dan sumber daya manusia pada bidang agrikultur, hingga peningkatan kapasitas institusi dan kewirausahaan petani dalam proses mendorong transformasi ekonomi yang berkelanjutan di sektor ini.
Selain itu peningkatan investasi dan infrastruktur yang mendukung bagi sektor agrikultur untuk mendorong pemanfaatan yang lebih maksimal dari sektor ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian dan investasi banyak diarahkan ke sektor hilir, tambahnya, namun, ada satu hal fundamental yang tidak boleh kita lupakan yakni pasokan.
Sehebat apa pun inovasi di sektor hilir, semuanya akan kehilangan makna jika tidak memiliki pasokan bahan baku yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tersebut.
"Tantangan industri kelapa sawit ke depan bukan lagi semata-mata soal meningkatkan produktivitas, tetapi menjaga ketersediaan pasokan melalui peningkatan produktivitas tanpa mengorbankan prinsip keberlanjutan," katanya.