"Ketika pembangunan gardu dan penyediaan fasilitas pendukungnya selesai, personel yang akan bertugas juga harus berada dalam kondisi siap. Karena itu, percepatan pembangunan kami jalankan bersamaan dengan penyiapan PJL yang telah melalui proses sertifikasi kompetensi, sehingga kesiapan infrastruktur dapat diikuti dengan kesiapan petugas di lapangan," jelas Bramantya.
Pendinasan PJL nantinya dilakukan setelah hasil sertifikasi dan penempatan akhir personel ditetapkan sesuai kebutuhan wilayah. Dengan demikian, penyelesaian pekerjaan fisik dan penempatan petugas dapat diselaraskan dengan kesiapan setiap lokasi.
KAI Properti berkomitmen akan terus melanjutkan pembangunan gardu pada 190 titik JPL beserta fasilitas pendukungnya hingga seluruh titik siap beroperasi. Percepatan pembangunan infrastruktur yang berjalan bersamaan dengan penyiapan personel diarahkan untuk meningkatkan kesiapan pengamanan pelintasan sebidang.