NADIKABAR.COM β PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 13,2 persen secara tahunan menjadi 2,71 miliar dolar AS pada sembilan bulan pertama 2026, yang mencerminkan perkembangan positif agenda transformasi.
Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyampaikan, perkembangan kinerja hingga September 2026 memberikan indikasi positif terhadap arah transformasi perseroan, khususnya dalam memperkuat produktivitas dan mengoptimalkan potensi bisnis di seluruh Grup.
βKeberlanjutan pertumbuhan Garuda Indonesia memerlukan fondasi bisnis penerbangan yang semakin kuat, sekaligus kontribusi yang lebih besar dari seluruh ekosistem usaha Grup,β ujar Thomas dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Kinerja positif itu ditopang oleh pertumbuhan pendapatan penerbangan berjadwal, meningkatnya kontribusi bisnis nonpenerbangan, serta pemulihan kapasitas dan keandalan operasional.