Dalam periode yang sama, Garuda Indonesia Group mencatatkan laba usaha sebesar 97,2 juta dolar AS. Sementara itu, rugi periode berjalan konsolidasi menyusut 3,0 persen secara tahunan menjadi 179,3 juta dolar AS.
Thomas menyampaikan, optimalisasi seluruh entitas usaha menjadi bagian dari strategi transformasi yang dijalankan dengan dukungan berkelanjutan Danantara sebagai pemegang saham, khususnya untuk memperkuat produktivitas dan efektivitas pemanfaatan aset.
βDengan dukungan Danantara, kami terus berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi nilai ekonomi dari aset dan kapabilitas yang dimiliki, serta penguatan sinergi antarentitas usaha. Langkah ini diarahkan untuk memastikan setiap lini bisnis dapat memberikan kontribusi yang semakin optimal terhadap pertumbuhan dan ketahanan kinerja Grup,β katanya.