Di Indonesia, Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia juga merekomendasikan pembaruan PHP atau pemasangan patch dari penyedia sistem operasi. Bagi pengguna hosting, langkah praktisnya adalah meminta penyedia memastikan PHP yang menjalankan situs sudah memperoleh perbaikan.
Urgensi pembaruan ini juga terlihat dari temuan Vaksincom. Seperti diberitakan NadiKabar sebelumnya, pemindaian pada 23 Oktober 2026 menemukan 69,6% kecocokan versi PHP yang terdeteksi di Indonesia masih berstatus usang atau End of Life (EOL).
Pemindaian tersebut mencatat 89.193 host PHP aktif dengan total 99.896 kecocokan versi layanan. Sebanyak 69.546 kecocokan menggunakan versi yang tidak lagi memperoleh pembaruan keamanan resmi dari proyek PHP.
Temuan itu belum membuktikan server-server tersebut telah dibobol melalui PHP2Shell. Pengelola tetap perlu memastikan status patch, termasuk perbaikan yang mungkin disediakan vendor untuk versi lama.