NADIKABAR.COM — Geely meluncurkan mobil listrik mungil dengan tampilan bergaya balap di China. Mobil bernama Panda Mini Karting Edition ini tampil agresif dengan bodi kompak dan harga yang relatif terjangkau.
Panda Mini Karting Edition dibekali lip depan dan sayap besar di bagian atap belakang. Meski terlihat seperti mobil balap, aksesori tersebut hanya untuk memperkuat tampilan. Sebab, kecepatan maksimumnya hanya 100 km/jam.
Panda Mini pertama kali meluncur di China pada Februari 2023 sebagai pesaing Wuling Hongguang Mini EV, Chery QQ Ice Cream, dan Changan Lumin. Secara kumulatif, penjualan Panda Mini di China telah mencapai 426.704 unit.
Namun, penjualannya belakangan mengalami penurunan. Pada Januari-Juli 2026, Geely hanya menjual 23.377 unit Panda Mini, turun 77% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pembaruan terbesar pada versi Karting Edition terdapat pada baterainya. Geely kini menggunakan baterai LFP 17,2 kWh buatan CATL, menggantikan baterai 17,03 kWh dari Gotion.
Dengan baterai tersebut, Panda Mini Karting mampu menempuh jarak hingga 210 km berdasarkan standar CLTC. Jika menggunakan standar WLTP, jaraknya sekitar 172 km.
Baterai ini mendukung pengisian cepat DC 22 kW. Pengisian dari 30% hingga 80% membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Geely juga menyebut baterai tersebut telah melewati 76 pengujian keselamatan.
Soal performa, Panda Mini Karting mengandalkan satu motor listrik yang ditempatkan di roda belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 30 kW atau sekitar 40 hp, dengan kecepatan maksimum 100 km/jam.
Dimensinya juga sangat mungil. Mobil ini memiliki panjang 3.150 mm, lebar 1.540 mm, tinggi 1.685 mm, dan wheelbase 2.015 mm. Peleknya berukuran 14 inci.
Masuk ke kabin, tersedia kombinasi warna Black & White serta Pink & White. Fitur yang ditawarkan meliputi panel instrumen LCD 9,2 inci, layar sentuh 8 inci, kamera belakang, sensor parkir belakang, dan dua airbag depan. Kapasitas bagasinya mencapai 69 liter.
Harga normal Geely Panda Mini Karting Edition mencapai 49.900 yuan atau sekitar Rp 130 jutaan. Namun, dalam periode promo, harganya dipangkas menjadi 43.900 yuan atau sekitar Rp 115 jutaan.