NADIKABAR.COM — Produsen otomotif asal China, Geely dikabarkan berhasil mencapai produksi kendaraan sebanyak 2 juta unit dalam dua tahun untuk model mobil listrik kompak mereka, yakni EX2.

Carnewschina pada Selasa (20/10) waktu setempat, melaporkan bahwa capaian itu menunjukkan perkembangan produksi kendaraan listrik Geely di tengah persaingan segmen mobil listrik berukuran kecil.

Di pasar domestik China, model ini dikenal dengan nama Xingyuan, sedangkan di sejumlah pasar internasional dipasarkan sebagai Geely EX2 atau E2.

Geely mencatat produksi model tersebut mencapai 200.000 unit pada Mei 2025, meningkat menjadi 600.000 unit pada Maret 2026, lalu menyentuh 800.000 unit pada Agustus 2026 sebelum mencapai satu juta unit pada Oktober tahun yang sama.

Dari sisi pasar, Xingyuan membukukan penjualan ritel 465.775 unit di China sepanjang 2025. Pada Januari hingga September 2026, penjualannya tercatat 310.391 unit, dengan penjualan bulanan mencapai 44.275 unit pada September.

Secara teknis, Geely EX2 menggunakan Global Intelligent Electric Architecture (GEA), dengan motor listrik yang ditempatkan di belakang dan sistem penggerak roda belakang. Konfigurasi ini berbeda dari sejumlah mobil listrik kompak pesaing yang menggunakan penggerak roda depan.

Geely menyediakan dua pilihan motor dengan tenaga 58 kW atau sekitar 78 daya kuda dan 85 kW atau sekitar 114 daya kuda. Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) dengan kapasitas 30,12 kWh dan 40,16 kWh.

Berdasarkan standar pengujian CLTC, kedua konfigurasi baterai tersebut menawarkan jarak tempuh masing-masing 310 kilometer dan 410 kilometer.

Model ini juga memiliki bagasi depan berkapasitas 70 liter serta bagasi belakang 375 liter, yang dapat diperluas hingga 1.320 liter ketika kursi belakang dilipat.

Geely EX2 telah memasuki sejumlah pasar internasional, termasuk Asia Tenggara dan Amerika Latin. Di Indonesia, perakitan lokal model tersebut dimulai pada Januari 2026 di Purwakarta, Jawa Barat, menandai perluasan basis produksi kendaraan listrik Geely di luar China.