NADIKABAR.COM — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) memperluas jaringan internasional melalui pembentukan 18 Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) untuk mendongkrak nilai ekspor dalam membantu produk ekonomi kreatif Indonesia.

"Saat ini juga ada 18 dewan perwakilan (Gekrafs) luar negeri. Memang di tahun pertama kami hadir adalah pelaku usaha ekonomi kreatif harus lebih dihargai," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gekrafs Temi Sumarlin saat konferensi pers di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin.

Menurut Temi, keberadaan perwakilan di luar negeri menjadi salah satu langkah organisasi dalam memperluas akses pasar bagi pelaku usaha ekonomi kreatif di Indonesia.

Selain itu, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan dukungan berbagai pihak agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk inovatif, tetapi juga dapat memasarkannya secara lebih luas.

Gekrafs juga berupaya mempertemukan kepentingan pelaku usaha dengan regulator, lembaga pembiayaan, perguruan tinggi, dan jaringan internasional untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.