Para siswa melakukan blokade ke berbagai sekolah dan universitas dalam aksinya. Dalam beberapa kasus, unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan.
Merespons tuntutan siswa, Menteri Pendidikan Edouard Geffray mengungkapkan pihaknya sedang meninjau proses penerimaan universitas melalui Parcoursup, platform pendaftaran pendidikan tinggi Prancis yang menjadi sasaran protes.
Geffray juga mengatakan bahwa pemerintah telah menempatkan dua pertiga dari 3.000 guru pengganti yang dijanjikan ke berbagai sekolah.
Sementara itu per Kamis (15/10), 1.260 orang telah ditangkap di wilayah metropolitan Paris sejak dimulainya aksi protes pelajar, dengan 86 persen di antaranya merupakan anak di bawah umur.