Laka Lena menegaskan penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam tahap rehabilitasi.

"Strateginya meliputi pendampingan usaha, pelatihan keuangan pascabencana, pemasaran digital, akses modal skema ringan, hingga dukungan peralatan untuk petani dan nelayan," ujarnya.

Ia juga mendorong diversifikasi ekonomi, pengembangan keterampilan baru, serta perlindungan usaha sebagai strategi jangka panjang.

"Kita harus mampu mengubah tantangan bencana ini menjadi momentum untuk membangun sistem ekonomi NTT yang lebih tangguh dan resilien terhadap ancaman bencana di masa depan," kata dia.

Pemprov NTT berharap rekomendasi dari rakor dan FGD menjadi peta jalan bersama untuk membangun kembali ekonomi masyarakat terdampak dan ekonomi NTT secara umum.

Untuk diketahui, turut hadir Wagub Johni Asadoma, Sekda Fransiskus Sales Sodo, pimpinan perbankan, BUMN/BUMD, dan perangkat daerah Provinsi NTT.