Ia kemudian membandingkan dampak yang timbul dari langkah PGE yang melepas sebagian sahamnya ke publik. Menurutnya, skema IPO justru memberi celah bagi pihak swasta untuk masuk dan memiliki pengaruh dalam arah kebijakan perusahaan.

"IPO, sehingga hampir 30% saham PGE itu dimiliki private (swasta). Sehingga akhirnya private punya pengaruh di sana. Tapi kalau bond seperti yang sudah terjadi banyak, kayak PLN 'kan terbitkannya bond. Jadi, dia punya kewajiban saja untuk menyertakan kuponnya nanti," jelasnya.

Asal tahu saja, Yudistian bilang langkah ini tidak dilakukan mendadak dan untuk jangka panjang. Rencana pencarian dana segar melalui instrumen obligasi ini sudah secara resmi tercantum ke dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) perusahaan untuk 10 tahun ke depan.