"Gerakan Nurani Bangsa mendesak pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, terutama perempuan, anak, dan kelompok rentan. Pemerintah juga diharapkan menegakkan hukum secara adil dan transparan terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab, khususnya korporasi," ucap Sinta.

Gerakan Nurani Bangsa turut meminta pemerintah memperbaiki komunikasi publik, membuka akses bagi bantuan internasional yang diperlukan, serta memperkuat pencegahan karhutla, termasuk melarang penggunaan api untuk pembukaan lahan perkebunan skala besar.