NADIKABAR.COM — Kunjungan simpati ini dilakukan di tengah proses penanganan ratusan penerima manfaat MBG yang mendadak mengalami gejala keracunan masal. Data terbaru per hari ini pukul 07.00 WIB mencatat jumlah korban terdampak telah mencapai lebih dari 700 orang. Sebagian besar warga kini telah menjalani rawat jalan dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Meski demikian, sebanyak 34 pasien terpantau masih harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat. Puluhan warga tersebut tersebar di RSUD Batang, RSUD Limpung, serta Puskesmas Bawang. Mayoritas korban yang dirawat mengeluhkan serangkaian gejala medis seperti pusing, mual, diare, hingga sakit perut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengungkapkan para pasien yang dirawat terus menunjukkan perkembangan kondisi yang positif.

"Dari laporan semua fasilitas kesehatan yang saat ini sedang merawat, semua pasien dalam kondisi terhidrasi dan sudah dalam pemulihan," kata Ida pada keterangan tertulisnya, Senin (28/9/2026).