Observasi ketat terus dilakukan oleh dokter penanggung jawab guna memastikan kesiapan pasien untuk segera dipulangkan.

Ida menambahkan para penerima manfaat program nasional ini sejatinya berasal dari kelompok demografi yang sangat beragam. Selain menargetkan peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, distribusi program ini juga menyasar balita dan ibu hamil.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab memastikan seluruh penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur operasional standar. Saat muncul indikasi keracunan, petugas puskesmas terdekat langsung terjun ke lokasi serta mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tim medis juga langsung mengamankan berbagai sampel untuk keperluan pengujian laboratorium.

Penyebab pasti munculnya gejala masal tersebut hingga saat ini belum dapat disimpulkan oleh pihak berwenang.