NADIKABAR.COM — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting gagal melaju ke perempat final Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari sesama wakil Indonesia, Richie Duta Richardo, pada babak 16 besar di GOR Djarum Arena Kudus, Kamis.
Richie berhasil mengalahkan seniornya tersebut dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-12. Kemenangan itu mengantarkan Richie melangkah ke babak perempat final turnamen BWF World Tour Super 100 tersebut.
Usai pertandingan, Ginting mengaku tetap bersyukur dapat menyelesaikan laga dengan baik tanpa mengalami cedera, meskipun harus menerima kekalahan.
Ia mengakui pertandingan melawan Richie yang merupakan rekan sesama pemain Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Keduanya sudah cukup sering bertemu dalam latihan sehingga sama-sama memahami kelebihan, kelemahan, dan kebiasaan permainan masing-masing.
Menurut Ginting, Richie mampu tampil lebih baik karena lebih sedikit melakukan kesalahan sendiri, sedangkan dirinya justru beberapa kali kehilangan poin akibat kesalahan yang dilakukan.
"Pastinya kami sudah sama-sama tahu kelemahan, kelebihan, dan kebiasaan satu sama lain. Namun, hari ini dia bisa bermain lebih baik, jarang melakukan kesalahan sendiri, sedangkan saya sebaliknya," ujarnya.
Ginting menjelaskan, pada awal gim pertama, keduanya masih berusaha menemukan pola permainan yang tepat. Namun, Richie perlahan mampu menyesuaikan strategi dan ritme permainannya.
Sementara itu, Ginting menilai dirinya belum mampu memanfaatkan keunggulan ketika sempat memimpin perolehan angka pada gim pertama. Kondisi tersebut membuat lawannya memiliki kesempatan untuk mengejar dan membalikkan keadaan.
Memasuki gim kedua, Richie dinilai semakin mampu mengendalikan permainan dengan strategi dan ritme yang lebih efektif. Ginting pun mengaku kesulitan mengimbangi permainan lawannya hingga akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21.
Meski tersingkir, Ginting menegaskan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan yang harus diterima sekaligus dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan performanya.
Sementara itu, Richie Duta Richardo mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
"Apa yang saya harapkan sebelum pertandingan bisa keluar dengan baik di lapangan," ujarnya.
Richie mengakui sempat tertinggal dalam mengawali pertandingan karena menghadapi Ginting yang lebih senior dan berpengalaman. Namun, dia mulai menemukan celah untuk mengembangkan permainan setelah interval gim pertama hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan.
"Karena Anthony Sinisuka Ginting senior saya yang sudah berpengalaman, saya kalah start di awal gim tadi. Tetapi, setelah interval gim pertama, saya mendapatkan celah sehingga bisa membalikkan keadaan," ujarnya.
Menurut Richie, salah satu kunci kemenangannya adalah menjaga ketenangan dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia berusaha memainkan reli lebih panjang dan bersabar untuk mencari peluang mendapatkan poin.
Untuk menghadapi babak perempat final, Richie bertekad menampilkan permainan terbaiknya tanpa memandang siapa lawan yang akan dihadapi. Dia akan mempersiapkan diri dengan mengevaluasi permainan sebelumnya serta menjaga fokus pada kemampuan dan penampilannya sendiri.