NADIKABAR.COM — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar Sarmuji menilai kasus penyadapan Presiden Prabowo Subianto hingga tokoh politik lainnya dapat mengancam demokrasi. Menurutnya kasus tersebut harus menjadi momentum untuk memperbaiki regulasi terkait penyadapan.

Sarmuji bersyukur persoalan penyadapan tersebut akhirnya terbongkar. Sebab menurutnya, jika kasus penyadapan ini dibiarkan masyarakat dapat khawatir.

"Untungnya segera ketahuan untungnya bahwa Presiden sangat serius memperhatikan tentang penyadapan ini. Kalau nggak, kita orang-orang akan takut berekspresi, orang bahkan akan takut berkomunikasi. Bayangkan betapa takutnya kalau kemudian setiap pembicaraan kita tuh disadap. Meskipun hal yang ringan bisa ditafsirkan macam-macam," ucap Sarmuji seusai acara di DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/11/2026).