"Berdasarkan hasil survei dan diskusi bersama Telkom, BGN menyampaikan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke lokasi yang telah disepakati bersama," lanjut Dian.
Bersamaan dengan langkah tersebut, Telkom melanjutkan peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan otomasi. Penataan ruang kerja ini diharapkan mempercepat koordinasi operasional perusahaan secara keseluruhan.
"Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis, sehingga setiap unit dapat menempati lokasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas," pungkasnya.