Selain skema tersebut, Green SM menawarkan pilihan sewa dengan masa kontrak tiga, enam atau 12 bulan. Untuk pilihan ini, perusahaan menyebut deposit yang diperlukan sebesar Rp150.000.
Dengan demikian, angka Rp39.000 bukan harga pembelian tunai motor listrik. Nilai tersebut merupakan biaya harian dalam skema rent-to-own yang memberikan kesempatan kepada pengemudi untuk memiliki kendaraan setelah memenuhi periode dan ketentuan program.
Bagi pengemudi yang belum ingin menggunakan skema kepemilikan kendaraan, tersedia pilihan sewa dengan periode tertentu.
Green SM menyebut pilihan masa sewa tersedia untuk tiga, enam dan 12 bulan. Dalam skema tersebut, pengemudi membayar deposit Rp150.000 dan memperoleh kendaraan untuk menjalankan layanan sesuai ketentuan kerja sama.
Perusahaan juga menyebut adanya jaminan pendapatan Rp160.000 per hari selama dua bulan pertama pada skema tersebut, ditambah bonus berdasarkan performa. Ketentuan pendapatan dan insentif dapat mengikuti kebijakan program yang berlaku.
Green SM menggunakan kendaraan listrik VinFast untuk layanan Green SM Bike. Dua model yang diperkenalkan adalah VinFast Evo dan Feliz II.
Kedua kendaraan tersebut merupakan skuter listrik yang ditujukan untuk mobilitas perkotaan. Penggunaan kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi Green SM dalam membangun ekosistem transportasi berbasis listrik di Indonesia.
Green SM sebelumnya telah mengoperasikan taksi listrik di Indonesia. Dengan masuknya layanan roda dua, perusahaan kini memperluas ekosistem tersebut ke layanan transportasi berbasis sepeda motor.
Syarat menjadi driver Green SM Bike